JenisSambungan Pipa PVC memiliki beragam bentuk sesuai dengan diameter pipa yang digunakan. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan jalur perpipaan sesuai dengan keinginan dan yang pasti kebutuhan. Sepeti sambungan percabangan 3, belokan, lurus dan sebagainya. Beberapa aksesoris selain dapat menyatukan antar pipa, juga dapat digunakan untuk
Apakah Anda sudah mengetahui berbagai jenis Valve dan fungsinya? Berikut ini pembahasan mengenai valve dan fungsinya. Baik untuk skala rumahan maupun untuk skala besar tingkat industri diperlukan adanya valve atau katup. Simak pembahasan mengenai berbagai jenis valve dan fungsinya sebagai berikut ini. Apa itu Valve atau Katup? Valve adalah suatu perangkat yang berfungsi untuk mengatur dan mengarahkan serta mengontrol aliran cairan atau gas atau padatan terfluidisasi, dengan cara membuka dan menutup, ataupun menutup sebagian atau membuka sebagian dari jalan alirannya. Bentuk valve atau katup yang lazim dan umum dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari yang paling nyata adalah valve atau katup pada pipa air, yakni seperti keran untuk air, atau valve katup kontrol gas pada kompor atau katup kecil yang dipasang di kamar mandi dan lain sebagainya, masih banyak lagi. Katup atau valve tersebut memiliki peran yang penting dalam suatu aplikasi industri juga yakni mulai dari hal yang terkait dengan transportasi air minum juga untuk mengontrol pengapian di mesin roket, dan lain sebagainya. Valve atau katup juga dapat dioperasikan secara manual, baik yang dilengkapi dengan pegangan atau tuas pedal dan lain sebagainya. Selain dapat dioperasikan secara manual maka valve atau katup juga dapat dioperasikan secara otomatis dengan mempergunakan prinsip perubahan suhu atau perubahan aliran tekanan dan lain sebagainya. Perubahan-perubahan tersebut yang akan bisa mempengaruhi pegas atau diafragma atau piston yang kemudian akan mengaktifkan atau menonaktifkan katup secara otomatis. Berbagai Jenis Valve Dan Fungsinya Berikut ini adalah beberapa jenis valve dan fungsinya yang perlu Anda ketahui. Gate Valve Gate valve merupakan jenis katup yang biasa dipergunakan untuk membuka aliran dengan cara mengangkat gerbang penutup, yang biasanya berbentuk bulat ataupun persegi panjang. Globe Valve Globe Valve adalah merupakan jenis valve atau katup yang dipergunakan untuk mengatur laju aliran fluida atau cairan dalam pipa. Prinsip dasar dari cara kerja Globe Valve adalah dengan gerakan tegak lurus disknya dari dudukan. Hal ini untuk memastikan bahwa ruang yang berbentuk cincin antara disk dan dengan cincin kursi bertahap adalah sedekat valve saat ditutup. Ada tiga jenis desain utama bentuk Globe Valve itu, yakni ada Z body dan Y body serta Angle body. Bentuk Z body merupakan tipe yang paling umum yang paling sering dipakai. Tipe ini memiliki diafragma dengan bentuk Z. Posisi dudukan disk horizontal serta pergerakan batang disknya adalah tegak lurus terhadap sumbu pipa ataupun dudukan disk juga. Bentuknya yang simetris akan lebih memudahkan dalam pembuatan, atau instalasi ataupun jika terjadi perbaikannya. Tipe Y body adalah suatu alternatif untuk jenis high pressure drop. Posisi dudukan disk serta batang atau stemnya memiliki sudut 45˚ dari arah aliran cairan fluidanya. Jenis tersebut akan sangat cocok bagi tekanan tinggi. Jenis angle body merupakan hasil modifikasi dari bentuk Z body Valve. Jenis berbentuk ini cocok dipergunakan untuk mentransfer aliran dari arah vertikal ke arah horizontal. Ball Valve Ball Valve merupakan suatu Valve atau katup dengan pengontrol aliran yang berbentuk disk bulat seperti bola atau belahan. Bola tersebut memiliki lubang. Lubangnya berada di tengah sehingga ketika lubang itu dalam posisi segaris lurus atau sejalan dengan kedua ujung valve atau katupnya, maka akan timbul aliran. Tetapi ketika katup dalam kondisi tertutup, maka posisi lubang akan berada tegak lurus terhadap ujung katupnya, dengan demikian maka aliran akan terhalang atau jadi tertutup. Jenis katup Ball valve ini banyak digunakan karena kemudahannya jika terjadi kerusakan untuk perbaikannya dan juga karena kemampuannya untuk menahan tekanan serta suhu yang tinggi. Tergantung dari material pembuatannya maka, katup jenis Ball Valve akan dapat menahan tekanan hingga Psi serta menahan suhu temperatur hingga sekitar 200 derajat Celcius. Katup jenis Ball Valve ini digunakan secara luas dalam skala industri karena sangat serbaguna dan kemampuannya yang dapat menahan tekanan hingga 1000 Bar serta untuk suhu hingga 482° F atau setara 250° C. Adapun ukurannya biasanya berkisar antara 0,2 inci hingga 11,81 inci atau setara antara 0,5 cm hingga 30 cm. Katup jenis ball Valve ini dapat dibuat dari bahan logam, atau plastik atau bisa juga dari bahan keramik. Pada bagian bolanya sering juga dilapisi dengan chrome, sehingga dapat membuat lebih bertahan lama. Butterfly Valve Butterfly Valve merupakan katup atau valve yang dapat dipergunakan untuk mengisolasi dan mengatur aliran. Mekanisme penutupannya mengambil bentuk disknya dengan sistem pengoperasian yang mirip dengan Ball Valve, yakni memungkinkan untuk menutup dengan cepat. Butterfly Valve ini biasanya lebih murah, dengan biaya pemeliharaan yang biasanya juga lebih rendah, sebab bagian jumlah yang bergerak tidak terlalu banyak. Check Valve Check valve biasanya digunakan untuk aliran fluida yang hanya mengalir ke satu arah saja dan aliran satu arah tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi Reversed Flow. Maka dari itu Check Valve umumnya digunakan sebagai pengaman sistem perpipaan. Check Valve pun dibagi menjadi beberapa jenis seperti Swing Check Valve, Lift Check Valve, Backwater Check Valve, Swing Type Disk Check Valve, Disk Check Valve dan Split Disc Check Valve. Demikianlah pembahasan dari Distributor Pipa Besi Jakarta mengenai berbagai jenis Valve dan fungsinya.
Jenispinset medis ini paling sering digunakan dalam tindakan menjahit luka. Pinset chirurgis memiliki nama lain yaitu pinset jaringan, tissue forceps, atau pinset operasi (surgical forceps). Jenis pinset medis seperti pinset chirurgis ini biasanya memiliki susunan gigi 1Ă—2 (dua gigi pada satu bidang), 2Ă—3, dan 3Ă—4.
Tahukah Anda komponen apa yang ada pada kompor dan keran air yang mengontrol media aliran agar bisa berfungsi dengan baik? Ya, keran air dan kompor memiliki satu komponen penting yang disebut valve atau katup untuk mengatur cairan atau gas. Jika valve tidak ada, maka alat-alat tersebut tidak dapat bekerja dengan maksimal. Itulah contoh penggunaan valve dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya, pasti banyak penggunaan valve terutama untuk proses produksi dan sebagainya. Di artikel ini, kita akan membahas hal-hal yang berkaitan dengan valve dan melalui artikel ini juga diharapkan dapat menjadi panduan lengkap agar lebih memahami kategori dan fungsi dari itu Valve?Valve adalah sebuah perangkat yang mengatur, mengendalikan, dan mengarahkan aliran fluida dengan cara membuka, menutup, atau menghambat sebagian aliran tersebut. Terdengar sedikit rumit? Oke, mari kita sederhanakan. Sebuah valve adalah alat mekanis yang mengendalikan aliran dan tekanan fluida di dalam sistem perpipaan. Sederhananya lagi, valve mengendalikan aliran dan Anda lebih jauh mengenal Valve, Anda dapat mendapatkan berbagai jenis valve untuk kebutuhan Anda di Alvindo Catur Sentosa. Hubungi tim Sales Kami segera untuk mendapatkan penawaran yang Valve‍Jenis-jenis ValveDalam sistem perpipaan, jenis-jenis valve berikut digunakan berdasarkan kebutuhan. Anggaran untuk valve sendiri bisa mencapai 20 hingga 30% dari seluruh pengeluaran pada sistem perpipaan. Pada dasarnya, fungsi valve kurang lebih sama walaupun bentuk dan ukurannya berbeda. Artinya, jika Anda lebih memilih ball valve daripada butterfly valve dengan fungsi yang sama, harganya bisa lebih mahal. Oleh karena itu, pemilihan valve dari segi harga dan kebutuhan saat proses produksi merupakan hal yang penting.‍Gate ValveGate ValveGate Valve adalah jenis yang paling umum digunakan di banyak proses produksi dan kegiatan industri. Valve ini merupakan valve dengan aliran lurus dan berfungsi untuk mengalirkan atau menghentikan fluida. Dalam penggunaannya, valve ini akan terbuka atau tertutup sepenuhnya. Gate valve digunakan di hampir semua jenis fluida seperti gas, bahan bakar, air umpan boiler, uap, pelumas, hydrocarbon, dan ValveGlobe ValveGlobe valve digunakan untuk menghentikan, mengalirkan, dan mengatur fluida. Globe valve digunakan pada sistem yang membutuhkan pengendalian aliran dan mampu meminimalisir kebocoran. Sebuah globe valve mampu menghentikan aliran yang lebih baik daripada gate valve namun memerlukan lebih banyak ValveCheck ValveCheck valve adalah valve yang dikenal dengan non-return valve atau NRV digunakan untuk mencegah aliran fluida yang bergerak berlawanan arah pada sistem perpipaan. Tekanan fluida yang melewati pipa akan membuka valve, sementara yang datang dari arah sebaliknya akan menutup valve. Hal tersebut juga terjadi disaat tekanan pada aliran ValvePlug ValvePlug valve adalah valve dengan gerak putar seperempat putaran dan terdapat penyumbat silindris untuk menghentikan atau membuka aliran. Disk yang berbentuk penyumbat memiliki jalur tambahan untuk mengalirkan fluida. Plug valve digunakan sebagai valve tutup buka dan dilengkapi bubble tight shut-off. Plug valve bisa digunakan dalam keadaan hampa udara pada tekanan dan temperatur ValveBall ValveBall valve adalah valve dengan gerak putar seperempat putaran dan menggunakan disk berbentuk bola untuk menghentikan atau membuka aliran. Kebanyakan ball valve bersifat quick-acting karena hanya membutuhkan putaran 90° untuk menggerakan valve-nya. Ball valve lebih kecil dan ringan daripada gate valve walaupun ukuran dan tingkatannya Juga Perbedaan Gate Valve, Globe Valve dan Ball ValveButterfly ValveButterfly ValveButterfly valve adalah valve dengan gerak putar seperempat putaran digunakan untuk menghentikan, mengatur, dan memulai aliran. Butterfly valve mempunyai bentuk yang pendek melingkar. Butterfly valve cocok untuk penggunaan valve besar karena desainnya yang ringkas dan ringan sehingga hanya membutuhkan ruang yang jauh lebih sedikit daripada valve ValveNeedle ValveSecara desain, needle valve mirip dengan globe valve namun ada perbedaan yang mencolok yaitu disk-nya yang berbentuk jarum. Needle valve dirancang untuk memberikan kontrol akurat untuk aliran yang melewati sistem perpipaan dengan diameter kecil. Nama valve ini diambil berdasarkan disk-nya yang runcing dan matching ValvePinch ValvePinch valve atau dikenal dengan valve penjepit dan merupakan valve dengan aliran lurus. Digunakan untuk membuka, mengatur, dan menghentikan aliran. Menggunakan tabung dari karet yang juga dikenal dengan tabung penjepit untuk mengendalikan aliran. Pinch valve sangat cocok untuk menangani cairan kental atau semi padat, cairan dengan padatan tersuspensi dalam jumlah besar, dan sistem yang membawa material padat secara Relief ValvePressure Relief ValvePressure relief valve atau valve pengaman tekanan yang digunakan untuk melindungi peralatan atau sistem perpipaan selama proses dari tekanan berlebih atau dalam keadaan kedap udara. Valve ini melepaskan tekanan pada tekanan yang telah ditentukan dan Klasifikasi ValveValve juga tersedia dengan beragam fungsi, di antaranyaMenghentikan dan mengalirkan fluida. Tergantung pada apakah valve tersebut terbuka atau tertutup yang memungkinkan fluida untuk lewat atau aliran fluida. Beberapa valve memungkinkan Anda menghambat cairan tergantung berapa persen total bukaan. Bukaan berkurang, hambatan meningkat. Begitu pula arah aliran fluida. Valve multiport juga memungkinkan Anda menentukan arah aliran aliran atau tekanan dalam sistem perpipaan. Beberapa valve dengan kontrol otomatis mempertahankan aliran dan tekanan di dalam sistem dengan menyesuaikan bukaan dan tekanan atau vakum dari sistem perpipaan. Valve akan melindungi sistem perpipaan selama proses dari tekanan berlebih dan selama kondisi kedap sendiri dapat diklasifikasikan dan dikategorikan berdasarkanFungsiJenis koneksiCara kerjaJenis aktuator yang digunakanBerdasarkan FungsinyaKlasifikasi Valve berdasarkan FungsinyaPada gambar di atas, bisa Anda lihat jenis-jenis valve berdasarkan valve memisahkan atau memotong pasokan cairan saat dibutuhkan. Valve yang termasuk dalam kategori ini adalah gate, ball, plug, piston, diaphragm, butterfly, dan valve yang mengatur aliran fluida termasuk dalam kategori regulation. Globe, needle, butterfly, diaphragm, ball, plug, dan pinch valve digunakan sebagai control valve. Dalam hal ini, dapat dilihat bahwa ada beberapa valve yang memiliki fungsi ganda, seperti globe dan ball valve dapat difungsikan sebagai isolation valve atau pun control dan vacuum relief valve digunakan untuk mencegah tekanan berlebih serta kedap udara dengan yang dapat merusak perpipaan dan peralatan dengan sistem yang valves seperti swing dan lift check valves mencegah arus berlawanan dalam sistem. Sementara beberapa jenis valve dirancang dengan fungsi khusus. Seperti multiport, knife, dan line blind Jenis Koneksi End-ConnectionValve biasa dihubungkan dengan berbagai komponen lain agar fluida dapat terus mengalir sesuai fungsinya. Oleh karena itu, valve dapat dibedakan menjadi beberapa tipe sesuai ujung sambungannya. Sambungan atau connection pada valve antara lain; flange, threaded NPT, BSPT, socket weld, buttweld, serta wafer and lug Valve berdasarkan Jenis KoneksiAda hal-hal yang perlu diperhatikan mengenai sambungan atau connection pada valve, yaitu‍Thread atau ulir NPT, BSPT, dsb merupakan jenis sambungan yang dapat terhubung jika dua komponen perpipaan memiliki tipe ulir yang besar valve yang digunakan dalam perpipaan memiliki jenis koneksi dengan jenis koneksi buttweld digunakan pada tekanan dan temperatur yang sangat dengan jenis koneksi socket weld digunakan pada tekanan valve dan butterfly valve tersedia dalam wafer and lug end. Jenis sambungan ini biasanya digunakan dalam ruang yang Cara Buka dan TutupnyaMasing-masing valve terbuka dan menutup secara linier atau gerakan putar setengah atau seperempat putaran. Pada gambar di bawah, Anda dapat melihat perbedaan antara metode pembukaan pada masing-masing Valve berdasarkan Cara Buka dan TutupnyaValve dengan gerakan linier menggunakan bagian penutup yang bergerak lurus dan memotong aliran untuk mengalirkan, menghentikan, atau menghambat aliran. Perangkat penutupnya bisa berupa disk atau bahan fleksibel lain seperti diafragma. Valve linier cenderung lebih lambat dalam pengoperasiannya, tetapi memberikan tingkat akurasi dan stabilitas yang lebih tinggi di posisi bagian motion valve gerakannya memutar atau mengayunkan disk dari pin engsel yang menahan stem 90° pada quarter-turn valve untuk membuka atau menutup valve sepenuhnya. Karena putaran yang cepat, pengoperasian valve jenis ini jauh lebih cepat daripada yang gerakannya tabel di atas, Anda dapat melihat bahwa ball valve, butterfly valve, dan plug valve termasuk ke dalam rotary dan quarter-turn. Sedangkan swing check, tilting disk, dan valve dengan rotary motion lainnya bukanlah valve Cara PengoperasiannyaCara terakhir untuk mengklasifikasikan valve adalah berdasarkan jenis aktuator yang digunakan untuk mentransfer gerakan dalam pengoperasiannya. Valve dapat dioperasikan secara manual dengan bantuan handwheel, lever, chain, atau gear Valve berdasarkan PengoperasiannyaSumber daya eksternal seperti motor listrik, gas, hidrolik, atau solenoid digunakan untuk mengoperasikan valve dari ruang pengendali. Check valve biasanya bekerja secara otomatis ketika mengalami tekanan arus balik.‍Valve merupakan komponen penting dalam industri perpipaan dan bisa dibilang produk yang sangat rumit karena setiap penggunaan pada kondisi tertentu akan membutuhkan spesifikasi yang berbeda. Selain itu, karena valve berperan mengendalikan dan mengatur aliran zat cair dan gas, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari sistem perpipaan. Jika Anda ingin meningkatkan efisiensi pada proses perpipaan industri Anda, valve bisa menjadi perangkat yang dapat membantu Anda. Alvindo Catur Sentosa sebagai stockist atau distributor resmi valve merk FBV dan GBA dengan spesialisasi pada valve manual, yaitu valve yang cara pengoperasiannya menggunakan lever, handwheel, atau juga dapat menyediakan jika Anda mempunyai permintaan tertentu mencakup valve yang Anda butuhkan melalui admin sales kami. Misalnya, ketebalan cat pada coating body, TRIM valve, dan sebagainya. ‍ 12.5. Jenis Turbin di tinjau dari Aliran Uap dan Casingnya. Turbin Reheat dan Non Reheat Sirkit uap Salah satu karakteristik yang dapat dipakai untuk mengklasifikasikan turbin adalah reheat dan non reheat. Turbin reheat terdiri lebih dari satu silinder dan uap mengalami proses pemanasan ulang di reheater boiler.
Jenis Jenis Valve atau Katup Industri yang Harus DiketahuiButterfly ValveGlobe ValveGate ValveCheck ValveBall ValvePressure Relief DeviceNeedle ValveKesimpulan Dalam sistem perpipaan, baik untuk air, minyak ataupun gas akan membutuhkan valve atau katup. Keberadaannya sangat membantu, baik untuk menekan tekanan fluida ataupun mengaturnya. Namun ternyata katup memiliki beberapa jenis yang berbeda. Masing masing jenis jenis valve akan memiliki tugas serta cara kerja yang harus diketahui. Jenis Jenis Valve atau Katup Industri yang Harus Diketahui Butterfly Valve Untuk jenis yang pertama disebut dengan Butterfly Valve, katup ini terdiri dari dayung dan saluran yang bentuknya mirip cakram. Nantinya dayung bisa berputar untuk membuka atau menutup aliran fluida. Jenis ini termasuk tipe katup isolasi yang hanya bisa membuka juga menutup saluran total. Dengan posisi yang sejajar dengan aliran fluida, tak jarang dayung akan mengganggu. Didesain untuk mengatur aliran, membuat kapabilitas kontrolnya akan lebih terbatas. Namun sangat mudah untuk dioperasikan, hanya butuh memutar pegangan atau handlenya 90 derajat. Valve ini juga akan mudah dikontrol dengan menggunakan remot, dan hanya digunakan pada aliran yang besar. Akurasinya juga tinggi sehingga cocok untuk keperluan industri. Selain itu, katup ini juga bisa diandalkan untuk pemeliharaan yang minim. Kapabilitasnya digunakan untuk membuat aliran menjadi lebih lambat. Biasanya akan digunakan pada industri farmasi terutama bahan kimia atau pengolahan makanan. Bisa juga untuk cairan korosif di suhu dan tekanan rendah. Penggunaannya juga sangat luas, bisa untuk banyak industri. Globe Valve Melanjutkan jenis jenis valve yang berikutnya, anda harus mengenal Globe Valve. Katup satu ini bisa dikatakan sebagai katup yang paling banyak dikenal. Prinsip kerjanya mirip dengan gate valves, yakni menggunakan gerakan linear yang berguna untuk mengontrol aliran. Karakteristiknya bisa ditandai dengan adanya saluran yang bentuknya. Komponen katup berorientasi horizontal turun juga naik dan akan mengontrol aliran fluida. Kelebihannya yakni tidak banyak mengalami kebocoran sehingga lebih aman. Kondisi tutup totalnya memang bagus serta proses membuka atau menutupnya cepat. Selain itu juga bisa digunakan untuk katup stop vek serta memiliki shut off positif. Desain globe valves termasuk dalam bagian dari control valve, yakni katup yang secara akurat mengatur aliran fluida. Komponen globe juga bisa diganti serta disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Hanya saja jenis katup ini akan memberikan penurunan pada tekanan besar. Untuk menutup tekanan tinggi juga butuh tenaga yang tidak sedikit. Gate Valve Gate Valve juga bisa disebut dengan isolation valves ataupun on off valves, karena memang dirancang untuk menjadi isolator. Dalam jenis jenis valve, jenis ini banyak digunakan sehari hari, baik di rumah ataupun di tempat tempat komersial, apalagi bahannya juga beragam. Mulai dari yang terbuat dari baja yang tahan karat, baja paduan, besi cor hingga baja tempa. Digunakan untuk menutup ataupun membuka aliran fluida total, dan tanpa adanya presisi yang tertentu. Sangat berbeda dengan control valve yang akan memiliki derajat presisi, untuk mengaturnya valve akan dipasang pada pipa. Prinsip kerjanya akan meliputi pengangkatan juga penutupan gate. Saat gerbang naik, maka fluida bisa langsung mengalir dan begitu sebaliknya. Kelebihannya terletak pada desain juga konstruksinya yang lebih sederhana. Sehingga membuat biaya produksi lebih rendah dan juga memiliki komponen yang lebih sedikit dibandingkan lainnya. Hanya saja katup ini tidak bisa mengontrol dengan akurat, tetapi banyak digunakan pada industri. Check Valve Untuk jenis jenis valve yang berikutnya dikenal juga dengan Non Return Valve atau NRV. Dimana katup ini akan membuat fluida mengalir hanya pada satu arah, selain itu juga akan mencegah adanya arus balik. Inilah mengapa jika berseberangan akan menyebabkan adanya kerusakan aliran fluida. Biasanya anda temukan pada gas pompa maupun kompresor. Apabila arus balik, maka pompa juga kompresor akan berhenti. Check Valve juga memiliki desain yang begitu sederhana. Membuatnya bisa dioperasikan secara otomatis tanpa ada sentuhan tangan manusia. Jenis yang satu ini juga akan lebih mengandalkan kecepatan aliran fluida untuk menutup ataupun membuka, semua tergantung dari kecepatan fluida sendiri. Semakin tinggi aliran, juga akan semakin terbuka katup tersebut atau full open. Prinsip kerja tersebut membuatnya memiliki beberapa kelebihan. Seperti bisa menahan tekanan, bisa mengatasi jika ada aliran berlawanan juga bisa difungsikan sistem back up. Penggunaannya bisa di industri penyulingan, kimia ataupun petrokimia pada bagian pembuangan air. Ball Valve Melanjutkan pembahasan jenis jenis valve, anda juga harus mengenal jenis Ball Valve. Jenis memiliki valve housing, metal casting dan juga ball. Sehingga prinsip kerjanya jika katup digerakkan, maka bola akan berputar sehingga alirannya akan terbuka lantaran lubang yang bergerak searah. Dinamakan dengan ball valves, karena bolanya digunakan mengontrol aliran. Nantinya akan bekerja dengan menyesuaikan lubang yang ada pada bola sehingga bisa menghentikan ataupun mengalirkan fluida. Ball valves merupakan pilihan yang paling tepat jika digunakan untuk mengatur gas dengan segel yang kuat. Tidak hanya itu, jenis ini juga mengalami perkembangan, saat ini sudah ada segmented ball valves. Dengan perkembangan tersebut akan memungkinkan laju aliran terkontrol lebih besar. Untuk ball valves yang modern akan memberikan banyak kelebihan. Salah satunya bisa mengontrol dengan lebih akurat baik dengan elektronik ataupun manual. Volume debit aliran juga akan menjadi lebih deras dibandingkan dengan globe valves. Kelebihan lainnya memiliki desain yang kompak juga mudah dalam hal pemeliharaan. Efektif juga dari segi biaya serta bisa membuka ataupun menutup dengan lebih cepat. Biasanya akan dimanfaatkan pada sektor seperti penyimpanan bahan kimia, minyak dan gas alam, manufaktur ataupun perumahan. Tetapi jenis ini tidak direkomendasikan untuk katup permanen. Pressure Relief Device Pressure Relief Device termasuk dalam golongan yang safety valve. Karena banyak digunakan untuk mencegah adanya tekanan yang berlebihan. Overpressure sendiri bisa membuat alat mengalami kerusakan. Untuk jenis yang satu ini juga dibedakan menjadi dua yakni pop valve dan juga relief valve, menariknya keduanya bisa membuka dengan lebih cepat. Untuk relief valve, akan lebih baik dimanfaatkan untuk membebaskan overpressure. Sementara untuk pop valve akan dimanfaatkan pada aplikasi yang memiliki tekanan tinggi. Tetapi, keduanya sebaiknya tidak diaplikasikan pada fluida yang memiliki sifat korosif, melibatkan pressure control ataupun back pressure. Needle Valve Perlu anda ketahui juga, jika ada jenis jenis valve yang cocok digunakan pada instrument, meter line service maupun gauge. Dikenal dengan Needle Valve, katup jenis ini bisa dimanfaatkan pada tekanan dan juga temperatur yang tinggi. Selain itu juga bisa memberikan throttling yang lebih akurat. Info Lainnya Apa saja Material Valve? Ini Penjelasan, Kelebihan dan Kekurangannya Kesimpulan Dengan mengetahui macam macam dari katup, anda akan lebih mudah untuk menentukan sesuai dengan kebutuhannya. masing masingnya juga memiliki kelebihan tersendiri. Jika digunakan untuk keperluan industri, tentu tidak bisa sembarangan dalam memilihnya. Terutama jika melibatkan tekanan yang besar dan berisiko tinggi.
Padaumumnya terdapat 3 jenis butterfly valve yang banyak digunakan di sistem perpipaan, yaitu: Concentric Butterfly Valve, memiliki seat kuat dengan disk dari logam. Doubly-eccentric Butterfly Valve, terbuat dari berbagai macam bahan yang digunakan untuk seat dan disknya. Triply-eccentric Butterfly Valve, terbuat dari logam baja.
100% found this document useful 1 vote3K views7 pagesOriginal TitleJENIS-JENIS VALVE DAN © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 1 vote3K views7 pagesJenis-Jenis Valve Dan KegunaannyaOriginal TitleJENIS-JENIS VALVE DAN to Page You are on page 1of 7 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 6 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
MariKita Mengenal Salah Satu Selenoid Valve Yang Banyak di Gunakan di jaman moderen sekarang ini Yaitu Solenoid valve Jenis Pneumatic, dimana katup pada benda ini akan digerakan oleh energi listrik melalui solenoida di dalam benda ini memiliki sebuah kumparan sebagai penggeraknya dan akan berfungsi untuk menggerakan sebuah piston yang dapat beroperasi dengan arus Listrik AC maupun Listrik DC. Katupekspansi (expansi valve): dapat mengurangi suhu dan tekanan freon. Filter AC: wadah sementara freon yang wujudnya sudah cair. Kompresor: untuk mengirimkan freon ke jaringan AC mobil. Kondensor: guna membuang suhu panas. Daftar spare part mobil tambahan. Adapun, berikut adalah sejumlah jenis spare part mobil tambahan yang perlu kamu ketahui: 22ta3.
  • 17c872hzvj.pages.dev/173
  • 17c872hzvj.pages.dev/556
  • 17c872hzvj.pages.dev/408
  • 17c872hzvj.pages.dev/461
  • 17c872hzvj.pages.dev/295
  • 17c872hzvj.pages.dev/424
  • 17c872hzvj.pages.dev/121
  • 17c872hzvj.pages.dev/83
  • jenis jenis valve dan gambarnya